Cisco Prime Network

Post a comment

“80% of our revenue comes from services that did not exist 
ten years age”
— CTO, Worldwide Service Provider, October 2010
Pendahuluan 


Pendahuluan, persaingan global di dunia IT terutama bisnis. Mendorong beberapa perusahaan untuk saling berlomba. Berlomba dalam hal memberikan solusi terdepan. Salah satu perusahaan adalah HP dan Cisco. Sebagaimana Kita ketahui HP dan Cisco merupakan perusahaan multinasional skala besar. Dalam portfolio mereka yakni HP menggunakan nama Business Transaction Optimization (HP BTO). Dengan merekrut beberapa software bisnis report untuk level management HP merangkul (membeli) perusahaan software yang telah lama berkecimpung sebutlah produk Mercury. Lain dengan yang membuat suatu revolusi dengan membuat Cisco Prime. Walaupun ada juga merangkul beberapa perusahaan hardware jaringan.

Bisnis telekomunikasi seperti yang Kita ketahui mengalami kemajuan. Terutama dengan service yang mereka tawarkan. Secara jasa mereka harus berlomba demi mendapatkan jumlah pelanggan yang banyak dikarenakan pelayanan mereka (jasa telkomunikasi) memuaskan.

Cisco Prime? Produk keluaran Cisco ini ingin menandingi portfolio HP BTO. Cisco Prime Network digunakan untuk perusahaan di bidang jasa telekomunikasi. Dengan menghadapi tantangan terhadap teknologi yang semakin berkembang Cisco Prime siap menantang. Semakin canggih teknologi yang di terapkan semakin kompleks untuk mengoperasikan.

Apakah Cisco Prime Network?
Adalah perangkat software dan hardware pendukungnya digunakan untuk memonitoring khusus perangkat jaringan seperti switch, router. Bisa juga digunakan untuk memonitoring perangkat jaringan non cisco seperti Alcatel-lucent, dragonWave, Huawei, Juniper dan RAD dengan menggunakan Cisco Prime Network 3rd party. Tidak hanya memonitoring tapi juga bisa memvalidasi, digunakan dalam troubleshoot dan me-management.

Salah satu tampilan dashboard cisco prime
Bagaimana cara kerja monitoring perangkat jaringan?
Agar komunikasi perangkat jaringan dan perangkat monitoring dapat dilakukan maka harus menggunakan standarisasi. Standarisasi protokol itu SSH, SSHv2 dan telnet. Diperlukan juga community string untuk bisa mengakses ke perangkat jaringan agar si management monitoring bisa melakukan pengecekan seperti alarm(sys log), nilai proses CPU,  interface shutdown, dll.
Fitur-nya apa saja?
·         Dengan system centralisasi mempermudah dalam proses mengoperasikan, membantu dalam memonitoring, alarm yang dihasilkan pada log system.
·         Membantu dalam penyajian data service assurance, missal dalam satu perangkat router atau switch batas SLA nya adalah 99,95%.
·         Menghilangkan kesalahan operator dan biaya resolusi terkait dengan mengotomatisasi dan mempercepat tugas umum seperti penemuan perangkat untuk memungkinkan end-to-end jaminan dan penyediaan tugas dengan lebih besar efektivitas dan efisiensi dari adat-terpadu sistem manajemen jaringan (NMSs) memungkinkan.
·         Membantu memastikan jaringan yang stabil dan dapat diprediksi melalui administrasi jaringan disederhanakan elemen dan maju perubahan dan manajemen konfigurasi.

·         Melindungi sumber pendapatan melalui kombinasi yang unik dari kesalahan, identifikasi analisis akar penyebab kejadian,